Senin, 14 Pebruari 2011, warga besar RT 43 RW.04 Kepanjen Permai II (PKP2) Jatikerto melaksanakan pengajian guna memperingati Maulid Nabi. Kegiatan ini dilaksanakan di Mushola Al-An'am di lingkungan RT 43. Pembicara yang diundang untuk memberi mauidhotul hasanah adalah Drs. H. Maulana Abdul Aziz, MA dari Malang.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Diba' oleh ibu-ibu mulai pukul 19.30 WIB. Sedangkan pengajian inti nya dimulai pukul 20.50 WIB berakhir pukul 22.00 WIB. Dalam mengawali ceramahnya Ustd. H. Maulana AZ, mengajak hadirin untuk membaca sholawat nabi. Selanjutnya dengan gaya melawak memberikan do'auntuk warga. Menurut Ustad Aziz, makna dari peringatan Maulid ini adalah cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Artinya jika seseorang telah mencintai nabi Muhammad secara tidak langsung orang itu akan mencintai keluarganya.
Selain itu, dalam memperingati Maulid Nabi ini ada 3 perkara yang harus diingat, yaitu :
1. Perkara sejarah lahirnya Nabi Muhammad SAW
2. Perkara sejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW
3. Perkara sejarah wafatnya Nabi Muhammad SAW
Tema akhir yang diberikan pada kegiatan ini adalah agar warga menghindarkan diri dari Mo limo ( 5 M ). Namun pembicara memberikan Mo yang lai yaitu ( 8 M ) yang diambil dari bahasa Jawa.
1. Metu (= lahir )
2. Meguru (= harus meguru atau belajar mencari ilmu= mengaji )
3. Makarya (= bekerja )
4. Manten (= kalau sudah bekerja dan bisa menghidupi diwajibkan menikah)
5. Manak (=hasil dari mantenan tersebut adalah melahirkan keturunan)
6. Mantu (= Jika anak sudah besar maka ya dimantu)
7. Mutu (= kalau mencari menantu gak boleh sembarangan harus yang bermutu)
8. Modar (= Jika semua sudah dilakukan sesorang itu tinggal menunggu wafatnya, apakah melebihi usia Nabi apa belum)
Yang terpenting menjadi orang itu tidak boleh " BAKMI " = ( Bosenan, Aras-arasen, Keset, Males, Isinan )
0 komentar:
Posting Komentar